Pages

Minggu, 17 Oktober 2010

HUBUNGAN ANTARA ASPEK-ASPEK KETERAMPILAN BERBAHASA 2

EMPAT ASPEK KETERAMPILAN BERBAHASA DAN HUBUNGAN ANTARA KEEMPAT ASPEK TERSEBUT
Oleh: Siti Mualimah
Kelas: 1 V
Dalam berbahasa mempunyai 4 aspek antara lain Menyimak, Membaca, Berbicara, dan Menulis
Aspek Keterampilan Berbahasa bersifat Reseptif ( menerima ) :
a. Mendengarkan / Menyimak
b. Membaca
Aspek Keterampilan Berbahasa bersifat Produktif ( menghasilkan ) :
a. Berbicara
b. Menulis
Pngertian 4 aspek keterampilan berbahasa
1. Keterampilan menyimak adalah kemampuan memahami pesan yang disampaikan pembicara melalui lambang-lambang bunyi.
2. Keterampilan berbicara yaitu keterampilan untuk menyampaikan fikiran lewat komunikasi ferbal atau ujaran dengann lambing-lambang bunyi.
3. Keterampilan membaca merupakan kemampuan untuk memahami lambing-lambang yang disampaikan penulis melalui sebuah bacaan
4. Keterampilan menulis adalah kemampuan untuk mengekspresikan fikiran dalam bentuk lambing-lambang tulisan.
 Hubungan menyimak dengan berbicara yaitu merupakan komunikasi dua arah/tatap muka secara langsung dimana menyimak bersifat reseftif, sedangkan berbicara bersifat produktif, misalnya percakapan kita sehari-hari merupakan contoh hubungan menyimak dan berbicara dimana ada pembicara dan penyemak, selain itu kemampuan menyimak seseorang merupakan factor penting yang mendukung kemampuan berbicara seseorang.
 Hubungan menyimak dengan membaca keduanya bersifat reseptif (menerima), Prof. Dr. Henry Guntur Tarigan (1994:2) menuliskan hubungan penting antara membaca dan menyimak antara lain:
1) Pengajaran serta petunjuk-petunjuk dalam membaca diberikan oleh sang guru melalui bahasa lisan.
2) menyimak merupakan cara atau mode utama bagi pelajaran lisan (verbalized learning) selama tahun-tahun permulaan di sekolah.
3) kosa kata atau perbendaharaan kata menyimak yang sangat terbatas mempunyai kaitan dengan kesukaran-kesukaran dalam belajar membaca secara baik.
 Hubungan menyimak dengan menulis kreatifitas seorang penulis banyak dipengaruhi oleh kemampuan dalam menyimak suatu ujaran, karena pada hakikatnya keterampilan menyimak dapat meningkatkan kreatifitas seorang penulis
 Hubungan berbicara dengan membaca kemampuan umum berbahasa lisan memiliki pengaruh yang besar dalam melatarbelakangi pengalaman-pengalaman yang berarti dan keterampilan-keterampilan bagi pengajaran membaca.
 Hubungan antara berbicara dengan menulis seorang pembicara yang baik biasanya memerlukan persiapan tertulis. Dengan adanya persiapan dalam bentuk tulisan, seorang pembaca akan menjadi mudah memaparkan isi, perasaan, pikiran, ide, pendapat, dan pesan kepada orang lain.
 Hubungan membaca dengan menulis gaya tulisan berasal dari membaca, riset dengan jelas menunjukkan bahwa kita belajar menulis lewat membaca. Untuk lebih tepatnya, kita memperoleh gaya tulisan, bahasa khusus penulisan, dengan membaca. Kita sudah melihat banyak bukti yang menegaskan hal ini: Anak-anak yang berpartisipasi dalam program membaca-bebas, menulis dengan lebih baik dan mereka yang melaporkan bahwa semakin banyak mereka membaca semakin baik tulisannya

0 komentar:

Poskan Komentar